LAMANDAU –

BORNEONEWS, Nanga Bulik – Semarak peringatan HUT ke-21 Kecamatan Sematu Jaya terasa begitu kental dengan digelarnya acara seni budaya yang digelar di halaman Kantor Kecamatan setempat, pada Rabu, 15 April 2026. Acara ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga menjadi momentum strategis untuk melestarikan kearifan lokal sekaligus mendorong roda ekonomi masyarakat.

Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, menekankan bahwa budaya adalah identitas yang harus dijaga, namun juga harus mampu menjadi kekuatan ekonomi bagi masyarakat.

"Kegiatan ini bukan sekadar tontonan, melainkan wadah untuk menjaga warisan leluhur kita. Tema 'Melestarikan Tradisi, Memajukan Ekonomi' menjadi bukti bahwa budaya dan ekonomi bisa berjalan beriringan," ujarnya, Jumat, 17 April 2026

Menurutnya, kekayaan budaya yang dimiliki harus terus digali dan ditampilkan agar tidak punah ditelan zaman. Di sisi lain, potensi ini juga harus disandingkan dengan pengembangan ekonomi kreatif dan UMKM agar memberikan manfaat nyata bagi warga.

"Kita ingin budaya tetap hidup di hati masyarakat, namun juga mampu menyejahterakan. Melalui pasar malam UMKM dan pameran yang digelar, para pelaku usaha lokal mendapatkan ruang untuk bersinar," tambahnya.

Rangkaian acara yang digelar mulai dari pentas seni, lomba-lomba, hingga pasar rakyat, menjadi bukti nyata sinergi antara pelestarian budaya dan pembangunan ekonomi. Hal ini diharapkan mampu menciptakan kreativitas baru sekaligus mempererat tali persaudaraan antarwarga.

"Semoga kegiatan ini terus rutin digelar. Mari kita jadikan budaya sebagai kekuatan dan kebanggaan bersama dalam membangun Kabupaten Lamandau yang lebih maju," tutup Bupati. (NATALIA KRISTIN/y)