BORNEONEWS, Sampit – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) berharap Musyawarah Daerah (Musda) V Persatuan Terapis Gigi dan Mulut Indonesia (PTGMI) tingkat Provinsi Kalimantan Tengah mampu melahirkan program strategis yang berdampak langsung bagi masyarakat.
"Mudah-mudahan Musda ini bisa menghasilkan program-program kegiatan dan isu-isu strategis terkait PTGMI yang bisa memberikan manfaat untuk Kotim," kata Penjabat Sekretaris Daerah Kotim, Umar Kaderi, Sabtu, 18 April 2026.
Musda Persatuan Terapis Gigi dan Mulut Indonesia (PTGMI) DPD Kalimantan Tengah merupakan forum tertinggi di tingkat provinsi.
Kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk merumuskan kebijakan organisasi yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya di sektor kesehatan gigi dan mulut.
Pemerintah daerah memandang profesi terapis gigi dan mulut sebagai bagian vital dari tenaga kesehatan yang berperan langsung dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Peran tersebut meliputi upaya pencegahan dan pengurangan beban penyakit gigi dan mulut yang masih cukup tinggi, peningkatan kualitas layanan kesehatan dasar di fasilitas kesehatan daerah, serta dukungan terhadap kebijakan pembangunan kesehatan nasional maupun daerah.
Selain itu, Musda juga diharapkan mampu melahirkan kepengurusan yang visioner, solid, dan berintegritas, serta program kerja yang berorientasi pada peningkatan kompetensi dan profesionalisme anggota.
Tak hanya itu, forum tersebut juga diharapkan menghasilkan rekomendasi strategis yang dapat bersinergi dengan pemerintah daerah dalam memperkuat sistem kesehatan di Kotim maupun Kalimantan Tengah secara umum.
"Kami percaya kolaborasi antara pemerintah dan tenaga kesehatan adalah kunci keberhasilan pembangunan kesehatan," pungkasnya. (DEWI PATMALASARI/H)









