BORNEONEWS, Palangka Raya - Badan Usaha Milik Desa atau BUMDesa Berkah Mulya Jaya atau BMJ, Desa Mekar Mulya, memperkuat kapasitas anggotanya melalui kegiatan sosialisasi atau refreshment prinsip dan kriteria (P&C) RSPO dan ISPO pada Rabu, 15 April 2026.
Dalam kegiatan BUMDesa tersebut juga dibagikan alat pelindung diri atau APD berupa apron kepada para pekebun untuk mendukung keselamatan kerja, khususnya dalam kegiatan penyemprotan.
Tim Pendamping dari PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk., Fandi Febriansyah, menilai kegiatan ini penting untuk memastikan kesiapan pekebun dalam memenuhi standar sertifikasi.
“Pendampingan seperti ini diperlukan agar pekebun tidak hanya memahami aturan, tetapi juga mampu menerapkannya dalam praktik sehari-hari. Ini menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan dan kesiapan menghadapi audit,” kata Fandi dalam rilis kepada Borneonews pada Sabtu, 18 April 2026.
Ia menambahkan, keterlibatan berbagai pihak dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen bersama dalam mendorong praktik perkebunan yang lebih baik.
“Kami melihat antusiasme pekebun sangat tinggi. Ini menjadi modal penting agar penerapan standar RSPO dan ISPO dapat berjalan konsisten di lapangan,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, BUMDesa berharap pemahaman pekebun terhadap standar RSPO dan ISPO semakin meningkat, sehingga proses sertifikasi dapat berjalan dengan baik dan berkelanjutan. (TESTI PRISCILLA/H)









