BORNEONEWS, Palangka Raya - Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah menggelar Puncak Penganugerahan Pemilihan Duta Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah tahun ini pada Sabtu malam, 18 April 2026 di Hotel Aurila Palangka Raya. Kegiatan tahunan ini mengusung tema “Duta Bahasa Berdaya dan Berkarya”.
"Ajang ini bertujuan menjaring generasi muda sebagai agen perubahan dalam mengutamakan bahasa Indonesia, melestarikan bahasa daerah, serta menguasai bahasa asing," kata Kepala Balai Bahasa Kalteng, Sukardi Gau saat membuka kegiatan.
Duta Bahasa diharapkan menjadi garda terdepan dalam penguatan literasi kebahasaan di masyarakat.
Kegiatan secara resmi dibuka oleh Kepala Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah, Sukardi Gau. Dalam kesempatan tersebut, hadir pula Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Tengah, Aisyah Thisia Agustiar Sabran, sebagai juri kehormatan.
Selain itu, Kepala Subbagian Umum Balai Bahasa Kalteng, Kambang, serta akademisi nasional Kumpiady Widen turut hadir sebagai bagian dari dewan juri puncak. Sejumlah juri, narasumber pembinaan, serta undangan juga memeriahkan kegiatan tersebut.
Sementara itu Ketua Panitia Kegiatan, Ai Gumiar menjelaskan bahwa sebanyak 20 finalis tampil dalam malam puncak, setelah sebelumnya melewati proses seleksi dari total 46 pendaftar yang berasal dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Tengah. Peserta terdiri atas 14 laki-laki dan 32 perempuan.
"Rangkaian seleksi telah berlangsung sejak 7 Februari 2026, mencakup seleksi administrasi, tes kebahasaan dan kesastraan, konten digital, wawancara, pembinaan, Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI), hingga presentasi proposal krida dan unjuk talenta," terang Ai Gumiar.
Ai melanjutkan, seluruh tahapan dirancang untuk mengukur kompetensi dan komitmen peserta di bidang kebahasaan.(TESTI PRISCILLA)









