BORNEONEWS, Palangka Raya – DPRD Palangka Raya mendorong penguatan ketahanan mental bagi Orang dengan HIV (ODHIV) sebagai bagian penting dalam meningkatkan kualitas hidup dan keberhasilan pengobatan.
Anggota DPRD Palangka Raya, Mukarramah, menegaskan penanganan ODHIV tidak cukup hanya dari sisi medis, tetapi juga harus dibarengi dukungan psikologis yang memadai.
“Ketahanan mental ODHIV harus menjadi perhatian serius, karena ini sangat memengaruhi semangat hidup dan kepatuhan dalam menjalani pengobatan,” ujarnya, Minggu, 19 April 2026.
Ia menyebut, ODHIV kerap menghadapi tekanan sosial, stigma, hingga diskriminasi yang berdampak pada kondisi mental. Karena itu, diperlukan pendekatan komprehensif yang mencakup aspek kesehatan fisik dan mental.
Mukarramah mendorong pemerintah kota melalui dinas terkait untuk memperkuat layanan konseling, pendampingan, serta edukasi kepada masyarakat guna mengurangi stigma terhadap ODHIV.
Menurutnya, lingkungan yang lebih inklusif akan membantu para penyintas hidup lebih produktif dan percaya diri.
Selain itu, ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan komunitas dalam memberikan dukungan berkelanjutan.
“Ya kami berharap, upaya penguatan ketahanan mental ini dapat berjalan seiring dengan program pencegahan dan pengobatan HIV, sehingga penanganan yang dilakukan benar-benar menyentuh seluruh aspek kebutuhan ODHIV di Kota Palangka Raya,” pungkasnya. (MARINI/j)









