MUARA TEWEH –

BORNEONEWS, Muara Teweh – DPRD Barito Utara meninjau lokasi tower Telkomsel di Desa Sikui, Kecamatan Teweh Baru, menyusul laporan masyarakat terkait kondisi area yang telah dipasangi garis pembatas.

Peninjauan dilakukan oleh anggota DPRD Barito Utara, Patih Herman AB bersama Ardianto, untuk memastikan kondisi di lapangan serta aspek keselamatan warga di sekitar lokasi.

Dalam tinjauan tersebut, area tower terlihat telah diberi garis pembatas (police line) guna membatasi akses masyarakat, yang memunculkan kekhawatiran terkait keamanan dan dampak lingkungan.

“Kami ingin memastikan langsung kondisi di lapangan. Dengan adanya pembatas ini, tentu ada hal yang perlu menjadi perhatian bersama, terutama menyangkut keselamatan masyarakat dan kejelasan status area tersebut,” ujar Ardianto, Minggu, 19 April 2026.

Sementara itu, Patih Herman AB menekankan pentingnya kejelasan dari pihak terkait, baik perusahaan maupun instansi berwenang, mengenai kondisi tower dan alasan pemasangan garis pembatas tersebut.

“Kami berharap ada penjelasan resmi dari pihak terkait mengenai situasi ini. Jangan sampai masyarakat merasa khawatir. Keselamatan warga harus menjadi prioritas utama,” tegasnya.

Kedua legislator tersebut juga mendorong agar dilakukan pengecekan teknis secara menyeluruh serta penyampaian informasi yang transparan kepada masyarakat.

Langkah ini dinilai penting untuk memastikan keamanan serta kenyamanan warga di sekitar lokasi tower Telkomsel.

Peninjauan tersebut diharapkan menjadi dasar tindak lanjut oleh pihak terkait guna mengatasi potensi risiko dan memastikan kondisi di lapangan tetap aman. (RAMADHANI/j)