BORNEONEWS, Palangka Raya – BMKG Kalimantan Tengah mengingatkan masyarakat mewaspadai potensi hujan lebat yang dapat disertai angin kencang dan sambaran petir dalam sepekan ke depan.
Prakirawan BMKG Kalteng Stasiun Meteorologi Tjilik Riwut Palangka Raya, Chandra, mengatakan kondisi cuaca tersebut berpotensi terjadi di sebagian besar wilayah Kalimantan Tengah.
“Kami mengajak masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di sebagian besar wilayah Kalteng,” ujarnya, Minggu, 19 April 2026.
Wilayah yang berpotensi terdampak meliputi Kabupaten Kotawaringin Barat, Kotawaringin Timur, Sukamara, Lamandau, Seruyan, Katingan, Gunung Mas, Murung Raya, Barito Utara, Barito Selatan, Barito Timur, Kapuas, Pulang Pisau, hingga Kota Palangka Raya.
BMKG juga mengingatkan masyarakat terhadap potensi dampak yang ditimbulkan, seperti genangan air, banjir, banjir bandang, tanah longsor, serta pohon tumbang.
Chandra menjelaskan, sebelum hujan lebat biasanya muncul awan konvektif jenis Cumulonimbus (CB) yang menjadi tanda potensi hujan disertai angin kencang dan petir.
“Masyarakat yang melihat tanda-tanda tersebut agar segera waspada dan mencari tempat berteduh yang aman, namun tidak di bawah pohon,” katanya.
Ia mengimbau masyarakat untuk berlindung di dalam rumah atau bangunan saat cuaca ekstrem terjadi, serta menjauhi baliho, pohon besar, dan area terbuka guna menghindari risiko sambaran petir.
BMKG juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait untuk memantau perkembangan cuaca serta mengantisipasi potensi bencana.
Masyarakat diimbau untuk terus memperbarui informasi cuaca melalui laman resmi, aplikasi, maupun media sosial BMKG. (ANTARA)









