BORNEONEWS, Gaza – Jumlah korban tewas akibat agresi Israel di Jalur Gaza sejak 7 Oktober 2023 dilaporkan mencapai 72.549 orang, dengan 172.274 lainnya mengalami luka-luka.
Berdasarkan laporan sumber medis setempat, dalam 24 jam terakhir rumah sakit di Gaza menerima delapan jenazah dan 24 korban luka baru.
Sementara itu, sejak gencatan senjata pada 11 Oktober, jumlah korban tewas tercatat sebanyak 773 orang, dengan lebih dari 2.171 lainnya terluka.
Dalam periode yang sama, sebanyak 761 jasad warga Palestina juga ditemukan dari berbagai lokasi.
Kondisi di lapangan disebut masih sangat memprihatinkan, dengan ribuan warga diduga masih tertimbun reruntuhan bangunan atau berada di area yang belum dapat dijangkau tim penyelamat.
Keterbatasan peralatan evakuasi menjadi kendala utama bagi petugas tanggap darurat dalam melakukan pencarian dan penyelamatan korban.
Situasi kemanusiaan di Gaza terus menjadi perhatian dunia internasional, seiring meningkatnya jumlah korban serta terbatasnya akses bantuan di wilayah konflik tersebut. (ANTARA/WAFA)









