BORNEONEWS, Palangka Raya – Pemerintah Kota Palangka Raya berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi jamaah calon haji pada musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, mengatakan fokus utama pemerintah saat ini adalah memastikan pelayanan optimal sejak persiapan hingga kepulangan jamaah.
“Fokus utama kami saat ini memberikan pelayanan terbaik kepada jamaah, mulai persiapan keberangkatan hingga kembali ke tanah air,” ujarnya, Minggu, 19 April 2026.
Pada musim haji tahun ini, jumlah calon haji asal Kota Palangka Raya tercatat sebanyak 296 orang.
Pemerintah kota terus mematangkan berbagai persiapan, termasuk skema pelepasan dan pemberangkatan jamaah menuju embarkasi.
Menurut Zaini, terdapat tiga aspek utama yang menjadi perhatian, yakni keamanan, kelancaran mobilitas, serta kenyamanan jamaah selama perjalanan.
“Sinergi antara Pemerintah Kota, Kementerian Agama, serta pihak terkait lainnya menjadi kunci keberhasilan penyelenggaraan haji tahun ini,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor untuk mengantisipasi berbagai potensi kendala di lapangan.
Selain itu, pemerintah memastikan kesiapan sarana transportasi, kondisi kesehatan jamaah, serta aspek keamanan sebelum keberangkatan.
“Jamaah harus dalam kondisi fisik yang prima karena ibadah haji membutuhkan ketahanan fisik yang kuat,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Palangka Raya, Ahd Fauzi, menyebut seluruh tahapan persiapan telah rampung.
“Semua tahapan sudah dilaksanakan, tinggal menunggu waktu keberangkatan,” katanya.
Secara keseluruhan, jumlah calon haji dari Provinsi Kalimantan Tengah pada tahun ini mencapai 1.559 orang, dengan 296 orang di antaranya berasal dari Kota Palangka Raya.
Pemkot optimistis dengan persiapan matang, penyelenggaraan haji tahun ini dapat berjalan lancar, aman, dan menjadi salah satu yang terbaik.









