BORNEONEWS, Kuala Kurun - Pemerintah Kabupaten Gunung Mas melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) menggelar kegiatan pembentukan organisasi Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) tingkat kabupaten yang dilaksanakan di GPU Damang Batu, Kuala Kurun, pada Senin, 20 April 2026.
"Kegiatan ini diikuti sebanyak 114 Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Kabupaten Gunung Mas. Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah berharap para peserta dapat menambah pengetahuan serta memperoleh manfaat dari keberadaan ABPEDNAS yang akan dibentuk di Kabupaten Gunung Mas," kata Kepala DPMD Kabupaten Gunung Mas Lurand, Senin, 20 April 2026.
Organisasi ini diharapkan mampu menjadi sarana berbagi informasi, pengalaman, serta penguatan kapasitas bagi anggota BPD dalam menjalankan tugas dan fungsi di desa masing-masing.
Selain itu, pembentukan ABPEDNAS tidak hanya sebatas pembentukan organisasi semata, namun menjadi langkah strategis dalam menghadirkan ruang komunikasi, koordinasi, dan advokasi.
Dengan demikian, ABPEDNAS diharapkan dapat berperan aktif dalam mendorong percepatan pembangunan dan kemajuan desa di wilayah Kabupaten Gunung Mas.
Dalam kegiatan tersebut juga disosialisasikan pentingnya inovasi berbasis masyarakat, khususnya dalam pengelolaan sampah desa.
"Diharapkan melalui sosialisasi ini, lahir berbagai inovasi yang tidak hanya berdampak pada kebersihan lingkungan, tetapi juga mampu memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat desa," ucap Lurand.
Pemerintah Kabupaten Gunung Mas menaruh harapan besar agar keberadaan ABPEDNAS dapat menjadi motor penggerak peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan desa serta memperkuat peran BPD sebagai mitra strategis pemerintah desa dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan. (RISKA YULYANA)









