BORNEONEWS, Pangkalan Bun- Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) Nurhidayah melakukan ziarah ke makam Prof. Dr. Birute Mary Galdikas di kediaman keluarga almarhumah di Jalan Topar, Desa Pasir Panjang.
Kehadiran Bupati bersama jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kobar menjadi bentuk penghormatan atas jasa besar tokoh konservasi tersebut, Senin, 20 April 2026.
Rombongan Bupati dan jajaran Pemkab Kobar disambut langsung oleh keluarga besar almarhumah serta perwakilan Orangutan Foundation International (OFI), lembaga konservasi yang didirikan oleh Prof. Birute. Suasana haru dan penuh penghormatan mewarnai kunjungan tersebut.
Dalam kesempatan ini, Nurhidayah menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Prof. Birute Mary Galdikas. Ia menegaskan, kehadirannya tidak hanya secara pribadi, tetapi juga mewakili pemerintah daerah dan masyarakat Kabupaten Kobar yang merasa kehilangan sosok pejuang lingkungan.
“Kita berdoa agar pengabdian beliau, perjuangan yang terus diwariskan, serta amal baik beliau diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Pemerintah daerah juga berkomitmen melanjutkan perjuangan beliau dalam menjaga kelestarian hutan dan habitat orangutan,” ujarnya.
Menurutnya, Prof. Birute merupakan tokoh penting yang telah memberikan sumbangsih besar bagi Kabupaten Kotawaringin Barat, khususnya dalam upaya pelestarian hutan tropis dan perlindungan habitat orangutan di Kalimantan. Dedikasi tersebut dinilai telah membawa nama daerah dikenal luas di tingkat internasional.
Selain mengenang Prof. Birute, Nurhidayah juga menyampaikan penghargaan kepada Bohap bin Jalan yang dinilai turut berjasa dalam perjuangan menjaga kelestarian alam. Keduanya disebut sebagai figur yang telah memberikan teladan dalam upaya konservasi lingkungan.
Ia menambahkan, sinergi antara OFI dan Pemkab Kobar diharapkan terus terjalin erat. Kerja sama tersebut dinilai penting untuk meneruskan cita-cita Prof. Birute dalam menjaga kelestarian lingkungan dan memperkuat perlindungan orangutan di Kalimantan.
Kemudian, tak lupa Nurhidayah juga menyerahkan piagam penghargaan secara simbolis kepada Prof. Dr. Birute Mary Galdikas dan Bohap bin Jalan sebagai tokoh serta pejuang daerah di bidang pelestarian lingkungan dan konservasi orangutan.
Sementara itu, putra Prof. Birute, Frederix, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan pemerintah daerah serta berbagai pihak selama ini.
“Saya atas nama keluarga dan OFI berterima kasih atas dukungan seluruh pihak, termasuk pemerintah daerah. Saya dan mendiang ibu saya tidak akan berada di sini saat ini jika bukan karena dukungan banyak pihak,” tandasnya.(NURITA/R)









