BORNEONEWS, Banjarmasin - Korban yang diduga tenggelam di Sungai Martapura, kawasan Kampung Sasirangan, Kota Banjarmasin, akhirnya berhasil ditemukan oleh tim SAR gabungan pada Senin, 20 April 2026. Penemuan tersebut sekaligus mengakhiri operasi pencarian yang telah berlangsung selama dua hari.
Korban ditemukan pada pukul 13.25 WITA dalam kondisi meninggal dunia. Lokasi penemuan berada sekitar 10 kilometer dari titik awal kejadian, setelah tim melakukan penyisiran intensif di sepanjang aliran Sungai Martapura.
Proses pencarian dilakukan dengan berbagai metode, mulai dari penyisiran permukaan menggunakan perahu karet bermotor hingga pemantauan menggunakan alat khusus. Tim juga sempat melakukan penyelaman di sejumlah titik yang dicurigai menjadi lokasi korban tenggelam.
Operasi SAR melibatkan berbagai unsur, termasuk Kantor SAR Banjarmasin, kepolisian, relawan, hingga masyarakat setempat. Koordinasi intensif di lapangan menjadi kunci dalam mempercepat proses pencarian korban.
Setelah ditemukan, jenazah korban langsung dievakuasi oleh tim SAR gabungan. Selanjutnya, korban dibawa ke RS Ulin Banjarmasin untuk penanganan lebih lanjut.
Korban diketahui bernama Muhammad Jaini (19), warga Kampung Sasirangan. Penemuan ini sekaligus menjawab pencarian yang dilakukan sejak korban dilaporkan hilang pada Sabtu malam, 18 April 2026.
"Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi dinyatakan ditutup. Seluruh personel yang terlibat telah kembali ke satuan masing-masing, sementara situasi di lokasi kejadian dipastikan dalam kondisi aman dan kondusif," ucap SAR Mission Coordinator (SMC) I Putu Sudayana. (SABRIANOOR/j)









