TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang – Rutan Kelas IIB Tamiang Layang terus mengakselerasi peningkatan kualitas pembinaan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dengan memperkuat layanan edukatif berbasis literasi. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) pinjam pakai bahan pustaka bersama Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Kabupaten Barito Timur, Senin, 20 April 2026.

Penandatanganan dilakukan langsung oleh Kepala Rutan Tamiang Layang, Agung Novarianto, bersama perwakilan Disperpusip Barito Timur. Kolaborasi ini dinilai sebagai langkah strategis dalam memenuhi hak rekreatif dan edukatif WBP, sekaligus memperluas akses terhadap bahan bacaan yang berkualitas, variatif, dan relevan dengan kebutuhan pembinaan.

Dalam kegiatan tersebut, kedua pihak juga melaksanakan serah terima simbolis bahan pustaka sebagai tahap awal implementasi kerja sama. Selain itu, dibahas pula mekanisme pertukaran koleksi buku secara berkala atau rolling collection, guna memastikan ketersediaan bacaan yang terus diperbarui sehingga mampu menjaga minat baca WBP tetap tinggi.

Kepala Rutan Tamiang Layang menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari transformasi layanan pemasyarakatan yang lebih humanis dan berorientasi pada pengembangan kapasitas individu.

“Kami menyambut baik sinergi ini sebagai upaya nyata menghadirkan layanan pembinaan yang tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga penguatan intelektual dan karakter WBP,” ujar Agung Novarianto.

Ia menambahkan, literasi memiliki peran penting dalam membentuk pola pikir dan kesiapan WBP untuk kembali ke masyarakat. 

“Melalui akses bacaan yang lebih luas, kami berharap WBP dapat meningkatkan wawasan, keterampilan, serta membangun perspektif positif sebagai bekal reintegrasi sosial di masa mendatang,” kata Agung.

Plt Kepala Disperpusip Barito Timur, Ari Panan P Lelu, menyatakan dukungannya terhadap program pembinaan berbasis literasi di lingkungan Rutan.

"Kerja sama ini diharapkan dapat menjadi model kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat fungsi edukatif lembaga pemasyarakatan," ujarnya.

Dengan adanya PKS ini, Rutan Tamiang Layang optimistis dapat menghadirkan lingkungan pembinaan yang lebih produktif dan inspiratif. Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan dalam mendorong WBP menjadi pribadi yang lebih siap, mandiri, dan berdaya saing saat kembali ke tengah masyarakat. (AGUSTINUS BOLE MALO/j)