BORNEONEWS, Sampit – Kecamatan Mentaya Hulu mulai mempersiapkan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) tahun 2026. Sejumlah tahapan kini tengah berjalan, mulai dari koordinasi hingga kesiapan lokasi dan akomodasi.
Camat Mentaya Hulu, Edison, mengatakan pihaknya telah melakukan komunikasi awal dengan Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kotim terkait kesiapan sebagai tuan rumah.
"Progres persiapan sudah mulai kami lakukan. Kami sudah berkoordinasi dengan LPTQ Kotim, tinggal menunggu survei dari kabupaten untuk mengecek arena pelaksanaan," ujarnya, Selasa, 21 April 2026.
Ia menjelaskan, setelah survei lokasi dilakukan, pihak kecamatan juga akan mengundang seluruh camat untuk memastikan pemondokan bagi kafilah dari masing-masing wilayah.
"Nanti kita buat daftar pemondokan kalau semua sudah sesuai. Kemudian kami ajukan penetapan melalui SK. Setelah itu, proses dilanjutkan di tingkat kabupaten," tambahnya.
Edison menambahkan, pelaksanaan MTQ direncanakan berlangsung pada September 2026. Penentuan waktu tersebut telah mempertimbangkan kondisi cuaca berdasarkan koordinasi dengan BMKG.
"Diperkirakan bulan September musim kemarau, jadi lebih aman untuk pelaksanaan kegiatan. Kalau Oktober biasanya sudah mulai musim hujan," katanya.
Namun demikian, pihaknya masih menunggu kepastian jadwal MTQ tingkat provinsi. Hal ini penting agar pelaksanaan MTQ kabupaten dapat disesuaikan, mengingat peserta yang akan berlaga di tingkat provinsi merupakan perwakilan hasil seleksi di tingkat kabupaten.
"Kami berharap ada koordinasi dari kabupaten ke provinsi terkait jadwal MTQ provinsi. Kalau provinsi digelar September, maka kabupaten harus lebih dulu dilaksanakan," tegasnya.
Dari sisi anggaran, Edison mengakui masih menyesuaikan dengan kondisi keuangan daerah yang saat ini terdampak efisiensi, termasuk kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).
"Kami akan menyesuaikan dengan kemampuan anggaran. Harapannya ada dukungan dari DPRD, khususnya dapil V, saat pembahasan anggaran perubahan," ungkapnya.
Selain itu, pihak kecamatan juga membuka peluang kerja sama dengan perusahaan di sekitar wilayah Mentaya Hulu dalam pelaksanaan MTQ tahun ini.
"Kita upayakan kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk perusahaan. Dengan kerja sama yang baik, kami optimistis pelaksanaan MTQ bisa berjalan sukses," tandasnya. (DEWI PATMALASARI/y)









