BORNEONEWS, Palangka Raya - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya melaporkan peningkatan aktivitas kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Berdasarkan data terbaru, tercatat sebanyak 98 titik api telah muncul sejak awal Januari hingga periode laporan terakhir. Fenomena ini mulai menjadi atensi serius mengingat dampaknya yang kian meluas.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Kota Palangka Raya, Hendrikus Satrya Budi, mengonfirmasi bahwa total luas lahan yang terdampak kebakaran tersebut kini telah mencapai sekitar 4 hektare.
Meski angka luasan masih tergolong terkendali, frekuensi munculnya titik api yang cukup tinggi dalam waktu singkat mengindikasikan adanya kerentanan lahan yang mulai mengering.
"Berdasarkan pemetaan di lapangan, sebaran kebakaran lahan ini mayoritas terjadi di wilayah dengan mobilitas warga yang tinggi," katanya, Selasa, 21 April 2026. Kecamatan Jekan Raya dan Kecamatan Pahandut menjadi dua wilayah yang paling sering melaporkan kejadian karhutla.
Hal ini menjadi perhatian khusus bagi tim satgas karena lokasinya yang bersinggungan langsung dengan pemukiman padat penduduk. Selain wilayah perkotaan, kebakaran juga mulai merambah ke wilayah pemekaran seperti Kecamatan Sebangau.
Karakteristik lahan di daerah tersebut yang sebagian besar berupa lahan gambut membuat proses pemadaman memerlukan ketelitian ekstra agar api tidak merembet ke bawah permukaan tanah yang dapat memicu asap pekat.
Di sisi lain, tidak semua wilayah di Palangka Raya menunjukkan tingkat kerawanan yang sama. Hendrikus menyebutkan bahwa sejauh ini Kecamatan Rakumpit dilaporkan masih relatif aman dari kejadian karhutla.
Wilayah ini menjadi satu-satunya kecamatan yang belum mencatatkan laporan kebakaran signifikan dibandingkan empat kecamatan lainnya.
Menyikapi situasi tersebut, BPBD terus mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar.
Tim reaksi cepat pun disiagakan selama 24 jam untuk memantau titik-titik rawan guna memastikan setiap percikan api dapat segera dipadamkan sebelum meluas lebih jauh. (HENDRI/R)
Karhutla Mulai Landa Palangka Raya, 98 Titik Api Terdeteksi Sejak Januari
Bagikan:

PALANGKA RAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Palangka Raya Terima Banpres Rp10 Miliar
Menkes Ingin Jadikan Bus Oksigen Pemko Palangka Raya sebagai Pilot Project Penanganan ISPA
Puluhan Sekolah di Palangka Raya Masih Dipimpin Plt, Pengisian Definitif Ikuti Aturan
Kepala DLH Palangka Raya Tinjau Langsung Pengelolaan Sampah di Dua Kecamatan
Indeks Kualitas Udara Palangka Raya Capai 1.506, Masuk Kategori Berbahaya
Klinik Bersalin di Palangka Raya Bisa Terbitkan KIA hingga Perubahan KK untuk Anak Baru Lahir
Komentar (0)
Memuat komentar…







