BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Kalimantan Tengah, I Putu Murdiana, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke dapur Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Palangka Raya, Selasa 21 April 2026.
Kunjungan ini dilakukan dalam rangka memastikan kualitas layanan pemenuhan hak dasar warga binaan, khususnya terkait penyediaan makanan yang sehat dan layak konsumsi.
Sidak tersebut merupakan bentuk pengawasan langsung yang mencakup pengecekan standar kebersihan, proses pengolahan makanan, hingga mekanisme pendistribusian kepada para tahanan.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen jajaran Kanwil Kumham untuk terus meningkatkan kualitas layanan pemasyarakatan yang humanis dan profesional di wilayah Kalimantan Tengah.
Dalam peninjauannya, I Putu Murdiana menelusuri seluruh tahapan proses yang berlangsung di dapur, mulai dari penerimaan bahan makanan mentah, proses pemasakan, hingga penyajian makanan ke dalam wadah atau omprengan sebelum didistribusikan.
Secara umum, ia memberikan apresiasi terhadap kondisi dapur yang dinilai sudah cukup baik, terutama dari aspek kebersihan dan kelayakan peralatan yang digunakan.
“Sudah bagus sekali, ompreng-nya juga bersih,” ujar I Putu Murdiana saat meninjau langsung area penyajian makanan.
Ia menegaskan bahwa kebersihan dapur merupakan aspek utama yang harus dijaga secara konsisten karena menjadi pusat produksi makanan bagi seluruh warga binaan.
“Dapur ini sudah bersih. Ini harus dipertahankan dan terus ditingkatkan agar kualitas makanan tetap terjaga,” tegasnya.
Meski dinilai sudah baik, Kakanwil tetap memberikan sejumlah catatan perbaikan untuk penyempurnaan. Salah satu poin penting yang disoroti adalah terkait alur distribusi yang dinilai perlu diperbaiki guna menghindari potensi kontaminasi silang.
Ia mengoreksi agar jalur keluar-masuk tidak menggunakan pintu yang sama dan mendorong penataan ulang dengan membuat jalur khusus bagi wadah yang sudah terisi makanan.
“Alurnya 80 persen sudah baik sekali, tinggal disempurnakan dengan pemisahan jalur distribusi agar lebih higienis dan tertata,” ungkapnya.
Selain itu, ia juga mengarahkan agar area dapur dibuat lebih tertutup dengan penggunaan tirai plastik untuk menjaga sterilitas ruangan.
"Melalui sidak ini, diharapkan seluruh jajaran Lapas Perempuan Palangka Raya dapat terus meningkatkan standar pelayanan demi kesejahteraan warga binaan," pungkasnya. (PATHUR/H)









