PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Anggota DPRD Palangka Raya, Khemal Nasery, mendorong pengembangan komoditas bawang merah di wilayah Kelurahan Tangkiling dan Banturung sebagai upaya memperkuat sektor pertanian lokal.

Menurut Khemal, kedua wilayah tersebut memiliki potensi lahan yang cukup baik untuk budidaya bawang merah. Namun, diperlukan dukungan serius agar pengembangan komoditas ini dapat berjalan optimal dan memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat.

“Kami melihat Tangkiling dan Banturung punya potensi besar untuk pengembangan bawang merah. Tinggal bagaimana kita dorong dari sisi pendampingan, sarana, dan akses pasar,” ujarnya, Selasa 21 April 2026.

Ia menjelaskan, pengembangan bawang merah juga menjadi langkah strategis untuk mengurangi ketergantungan pasokan dari luar daerah. Dengan produksi lokal yang kuat, diharapkan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi secara mandiri.

Selain itu, Khemal menyoroti berbagai tantangan yang dihadapi petani, seperti faktor cuaca dengan curah hujan tinggi yang berisiko menurunkan kualitas panen, serta serangan hama seperti ulat bawang yang kerap merusak tanaman.

“Kita perlu solusi terpadu, mulai dari teknologi pertanian, pengendalian hama, hingga dukungan distribusi. Pemerintah harus hadir mendampingi petani agar mereka bisa meningkatkan hasil dan kualitas produksi,” tegasnya.

Ia berharap melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, penyuluh pertanian, dan petani, pengembangan bawang merah di Tangkiling dan Banturung dapat menjadi salah satu sektor unggulan yang mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. (MARINI/H)