NANGA BULIK –

BORNEONEWS, Nanga Bulik – Suasana produksi film Tanah Dayak di Desa Kinipan, Kabupaten Lamandau, semakin menarik perhatian usai Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, turut terlibat langsung dengan berakting dalam salah satu adegan penting.

Tidak sekadar hadir sebagai pejabat daerah, Bupati bahkan tampil memerankan tokoh “Mantir Gumi”, sosok kepala kampung yang menjadi bagian dari alur cerita film tersebut.

Dalam adegan itu ia terlihat mengenakan batik khas Lamandau yang semakin memperkuat nuansa lokal dan identitas budaya Dayak.

Keterlibatan langsung kepala daerah ini menjadi sorotan tersendiri, karena memperlihatkan dukungan nyata pemerintah dalam mengangkat budaya lokal melalui medium film. Tanah Dayak tidak hanya diposisikan sebagai karya hiburan, tetapi juga sebagai sarana promosi daerah yang menampilkan kehidupan masyarakat, tradisi, serta kekayaan alam Kinipan.

Bupati Rizky menyebut film ini menjadi kesempatan strategis untuk memperkenalkan Lamandau ke tingkat yang lebih luas.

“Melalui film ini, kita ingin menunjukkan bahwa Lamandau memiliki kekayaan budaya dan alam yang luar biasa. Kinipan adalah bagian penting dari cerita itu, dengan nilai sejarah dan kearifan lokal yang kuat,” ujarnya, Selasa, 21 April 2026.

Lebih jauh, ia berharap keterlibatan pemerintah dalam produksi film ini dapat mendorong generasi muda untuk lebih mencintai budaya sendiri, sekaligus membuka ruang bagi berkembangnya industri kreatif di daerah.

Film Tanah Dayak diharapkan menjadi contoh kolaborasi antara pemerintah daerah dan pelaku seni, di mana promosi daerah tidak hanya dilakukan lewat pariwisata konvensional, tetapi juga melalui karya kreatif yang mampu menjangkau audiens lebih luas, bahkan hingga tingkat nasional dan internasional. (NATALIA KRISTIN/j)