PULANG PISAU –

BORNEONEWS, Pulang Pisau – Camat Kahayan Hilir, Endra Setiawan, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan bersama-sama menjaga hutan serta lahan menjelang musim kemarau panjang.

Imbauan tersebut disampaikan mengingat wilayah Kabupaten Pulang Pisau didominasi lahan gambut yang sangat rentan terbakar saat kondisi kering.

Endra mengatakan, potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) akan meningkat saat kemarau, terutama di kawasan gambut yang mudah terbakar dan sulit dipadamkan.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan, terutama saat memasuki musim kemarau. Wilayah kita ini banyak lahan gambut yang sangat mudah terbakar ketika kering,” ujar Endra, Selasa, 21 April 2026.

Ia menegaskan, peran aktif masyarakat sangat penting dalam mencegah terjadinya karhutla, baik dengan tidak membuka lahan menggunakan api maupun segera melaporkan jika ditemukan titik api di lingkungan sekitar.

Selain itu, Endra juga meminta seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan meningkatkan kepedulian terhadap potensi bencana yang dapat merugikan banyak pihak.

“Kalau ada tanda-tanda kebakaran atau titik api, segera laporkan agar bisa cepat ditangani. Pencegahan ini harus kita lakukan bersama,” tegasnya.

Ia berharap, dengan adanya kesadaran dan kerja sama dari masyarakat, risiko kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kahayan Hilir dapat diminimalisir meski menghadapi kemarau panjang.

“Harapan kita tentu tidak terjadi karhutla. Karena dampaknya sangat luas, baik bagi kesehatan, lingkungan, maupun aktivitas masyarakat,” pungkasnya. (RETHA/j)