BORNEONEWS, Palangka Raya - Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Tengah, Riska Agustin, menekankan pentingnya pemahaman dan penerapan prinsip kesetaraan gender dalam berbagai aspek kehidupan.
Menurutnya, kesetaraan ini menjadi salah satu kunci utama dalam mewujudkan keadilan sosial dan kemajuan daerah.
Riska Agustin menjelaskan bahwa kesetaraan gender bukan bermaksud menyamaratakan atau meniadakan perbedaan biologis antara laki-laki dan perempuan.
Lebih dari itu, konsep ini menekankan pada kesamaan hak, kewajiban, serta kesempatan yang sama bagi setiap individu untuk berkembang dan berkontribusi tanpa dibatasi oleh stereotip atau diskriminasi.
Dalam pandangannya, baik laki-laki maupun perempuan memiliki peran dan potensi yang sama besarnya untuk terlibat aktif dalam pembangunan.
Tidak seharusnya ada pembatasan atau anggapan bahwa bidang tertentu hanya boleh dikerjakan oleh kalangan tertentu saja, baik itu dalam dunia politik, ekonomi, pendidikan, maupun pemerintahan.
"Kesetaraan gender memastikan bahwa hak-hak perempuan dan laki-laki sama-sama dilindungi, serta peluang untuk meraih cita-cita terbuka lebar bagi siapa saja," ujar Riska Agustin, Rabu 22 April 2026.
Ia menilai ketika kesetaraan ini tercipta, maka produktivitas masyarakat akan meningkat dan kesejahteraan pun akan lebih mudah tercapai.
Politisi asal Golkar ini juga menekankan bahwa upaya mewujudkan kesetaraan gender memerlukan kesadaran bersama dari seluruh lapisan masyarakat. Perlu adanya perubahan pola pikir dan budaya yang selama ini seringkali masih membedakan posisi dan peran antara laki-laki dan perempuan dalam berbagai kesempatan.
Riska Agustin berharap isu kesetaraan gender ini terus didengungkan dan diimplementasikan dalam setiap kebijakan maupun tindakan nyata.
"Dengan adanya keseimbangan peran dan penghargaan yang setara, diharapkan Kalimantan Tengah dapat melangkah lebih maju dengan melibatkan seluruh potensi yang ada, baik dari kaum pria maupun wanita," pungkasnya. (PATHUR/Y)









