PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispursip) Kota Palangka Raya mencatat tren positif kunjungan masyarakat ke perpustakaan daerah setempat pada awal tahun 2026.

Berdasarkan data yang dihimpun selama periode Januari hingga Maret, rata-rata jumlah pemustaka yang datang memanfaatkan fasilitas literasi tersebut telah mencapai lebih dari 500 orang setiap bulannya.

Lonjakan angka kunjungan ini menunjukkan bahwa perpustakaan masih menjadi destinasi favorit masyarakat untuk mencari referensi maupun sekadar membaca.

Pertumbuhan konsisten selama triwulan pertama tahun ini memberikan sinyal optimis terhadap peningkatan indeks literasi di Kota Cantik, di tengah gempuran arus informasi digital yang semakin masif.

Plt Kepala Dispursip Kota Palangka Raya, Yohn Benhur G Pangaribuan, mengungkapkan bahwa geliat aktivitas di perpustakaan didominasi oleh kelompok usia produktif.

Menurutnya, fasilitas yang tersedia saat ini memang dirancang untuk mendukung kebutuhan edukasi masyarakat luas, sehingga daya tarik perpustakaan tetap terjaga dengan baik.

"Pengunjung atau pemustaka ini lebih banyak dari kalangan pelajar. Mereka biasanya datang untuk mengerjakan tugas sekolah, melakukan penelitian, atau sekadar memperdalam materi pelajaran melalui koleksi buku yang kami miliki," ujar Benhur, Rabu, 22 April 2026.

Selain koleksi buku fisik yang beragam, keberadaan ruang baca yang nyaman dan akses informasi yang memadai menjadi alasan utama para siswa betah berlama-lama di sana.

Pihak perpustakaan pun terus berupaya memperbarui ketersediaan literatur agar tetap relevan dengan kurikulum pendidikan dan kebutuhan hobi para remaja masa kini.

"Dispursip berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan dan fasilitas guna mempertahankan antusiasme warga," ujarnya.

Dengan capaian lebih dari 500 pengunjung per bulan ini, diharapkan Perpustakaan Kota Palangka Raya dapat bertransformasi menjadi pusat pembelajaran sepanjang hayat yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat. (HENDRI/y)