BORNEONEWS, Kuala Kurun - Dinas Kesehatan Kabupaten Gunung Mas mulai menerapkan kegiatan pemilahan sampah.
"Kegiatan ini merupakan langkah awal dalam mendukung pengelolaan sampah yang lebih efektif dan ramah lingkungan di lingkungan kerja," ujar Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gunung Mas Rina Sari melalui Kabid Kesehatan Masyarakat Heriyanto, Rabu, 22 April 2026.
Kegiatan ini juga sejalan dengan pelaksanaan Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Rapi, dan Indah) sesuai dengan arahan Bapak Presiden Republik Indonesia pada Rapat Koordinasi Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026.
Kemudian sesuai dengan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 600.1/889/SJ tanggal 18 Februari 2026 tentang Pelaksanaan Gerakan Indonesia ASRI yang dicanangkan sebagai upaya membangun kesadaran bersama dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan, khususnya di lingkungan instansi pemerintah.
Penerapan pemilahan sampah dilakukan dengan menyediakan beberapa wadah sampah yang telah dipisahkan berdasarkan jenisnya, seperti sampah anorganik (logam dan plastik), sampah kertas, serta sampah organik (basah).
Setiap wadah dilengkapi dengan label yang jelas guna memudahkan pegawai dalam memilah sampah sesuai kategori sejak dari sumbernya.
Selain itu, kegiatan memilah sampah juga dilaksanakan untuk mempermudah proses pengelolaan sampah hingga tahap akhir, sekaligus meningkatkan kesadaran dan kedisiplinan pegawai dalam menjaga kebersihan lingkungan kerja.
"Kegiatan memilah sampah yang kami laksanakan ini diharapkan bisa mendukung pengurangan volume sampah yang dibuang serta meningkatkan potensi pemanfaatan kembali melalui bank sampah," ucap Heriyanto.
Sebagai tindak lanjut, setiap hari Jumat melalui kegiatan Jumat Bersih, akan dilakukan pengangkutan sampah yang telah dipilah dari masing-masing bidang untuk dipindahkan ke penampungan sampah induk Dinas Kesehatan Kabupaten Gunung Mas.
Sampah yang telah terpisah tersebut selanjutnya akan dikemas dan secara berkala disalurkan ke bank sampah pemerintah daerah. (RISKA YULYANA/R)









