BORNEONEWS, Sampit – Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor mengukuhkan Pengurus Dewan Pimpinan Kecamatan (DPK) Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) di 17 kecamatan.
"Saya ucapkan selamat kepada bapak dan ibu yang telah dikukuhkan. Semoga dapat menjalankan tugas dengan baik dan membawa organisasi ini menjadi wadah perjuangan yang efektif bagi pemerintah desa," kata Halikinnor, Rabu, 22 April 2026.
Pengukuhan tersebut dilaksanakan di Gedung Serba Guna Sampit bersamaan dengan pembinaan pengelolaan keuangan desa.
Pengukuhan itu menjadi momentum penting dalam memperkuat peran pemerintah desa sebagai garda terdepan dalam pelayanan publik dan pembangunan daerah.
Ia menegaskan, keberadaan APDESI memiliki posisi strategis dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya dari tingkat desa. Organisasi tersebut diharapkan mampu menjadi penghubung antara pemerintah desa dan pemerintah kabupaten.
Ada tiga peran utama APDESI yang harus dijalankan, yakni sebagai jembatan komunikasi, wadah solusi, serta mitra strategis dalam percepatan pembangunan.
"APDESI harus mampu menjadi penghubung yang harmonis antara desa dan pemerintah daerah, menjadi tempat bertukar ide dan solusi, serta mendukung pembangunan dari tingkat paling bawah," ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa kepala desa memiliki peran penting dalam menentukan wajah pelayanan pemerintah di daerah.
"Kepala desa adalah ujung tombak pelayanan publik. Baik buruknya wajah pemerintah daerah sangat bergantung pada kinerja di tingkat desa," tegasnya.
Ia berpesan agar para kepala desa membangun wilayahnya dengan penuh tanggung jawab, mengelola anggaran secara transparan, serta selalu mengutamakan kepentingan masyarakat.
"Saya berharap pengurus yang telah dikukuhkan tidak hanya sekadar formalitas, tetapi benar-benar mampu membawa perubahan positif bagi desa masing-masing," pungkasnya. (DEWI PATMALASARI/R)









