BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Kapuas difokuskan pada penguatan penanganan korban dan koordinasi lintas sektor. Hal ini mengemuka dalam Focus Group Discussion (FGD) Forum Komunikasi Lalu Lintas (FKLL) yang digelar PT Jasa Raharja, Rabu, 22 April 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Dinas Perhubungan Kabupaten Kapuas ini dihadiri berbagai instansi terkait, dengan pembahasan yang menitikberatkan pada langkah konkret penanganan kecelakaan di lapangan.
Salah satu poin utama yang disorot adalah pentingnya kecepatan layanan kesehatan bagi korban kecelakaan. Dinas Kesehatan Kapuas menegaskan bahwa sistem rujukan harus berjalan cepat, tepat, dan terkoordinasi.
“Setiap menit sangat berharga bagi korban kecelakaan. Kami di Dinkes siap mendukung sistem rujukan yang terkoordinasi dengan baik,” ujar Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan, Pandit.
Selain itu, koordinasi antara petugas di lokasi kejadian, ambulans, dan rumah sakit dinilai menjadi faktor kunci dalam menekan angka kematian akibat kecelakaan lalu lintas.
Ketua Tim Kerja Pelayanan Kesehatan Rujukan, Evri Astuty, menekankan bahwa sinergi antarpetugas harus berjalan tanpa hambatan agar korban dapat segera mendapatkan pertolongan.
FGD ini juga menegaskan pentingnya peningkatan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas serta penguatan pengawasan di jalan raya sebagai langkah pencegahan utama.
Melalui pembahasan tersebut, diharapkan lahir langkah nyata yang dapat segera diterapkan guna menciptakan kondisi lalu lintas yang lebih aman dan menekan angka kecelakaan di Kabupaten Kapuas. (SABRIANOOR)








