BORNEONEWS, Palangka Raya - Setelah kuota dan pelunasan jemaah haji Kalimantan Tengah dipastikan tuntas, Kementerian Haji dan Umrah atau Kemenhaj Kalteng kini memfokuskan diri pada persiapan teknis pemberangkatan.
Ketua Kemenhaj Kalteng, Hasan Basri, mengungkapkan rincian jumlah jemaah berdasarkan kabupaten/kota. Kabupaten Kapuas menjadi daerah dengan jumlah terbanyak yakni 320 jemaah, disusul Kota Palangka Raya 296 jemaah.
Selanjutnya, Kotawaringin Timur sebanyak 171 jemaah, Kotawaringin Barat 161 jemaah, Barito Utara 112 jemaah, dan Barito Timur 103 jemaah. Kemudian Barito Selatan 84 jemaah serta Murung Raya 73 jemaah.
Untuk daerah lainnya, Seruyan tercatat 59 jemaah, Katingan 49 jemaah, Lamandau 47 jemaah, Pulang Pisau 30 jemaah, Sukamara 29 jemaah, dan Gunung Mas 15 jemaah. Selain itu, terdapat 2 pembimbing KBIHU, 9 Petugas Haji Daerah (PHD), serta 17 petugas kloter.
“Seluruh petugas telah disiapkan untuk memastikan pelayanan maksimal bagi jemaah selama di Tanah Suci,” kata Hasan saat memberikan keterangan di Asrama Haji pada Rabu, 22 April 2026.
Ia menambahkan, kloter pertama dijadwalkan berangkat pada 29 April 2026 melalui Bandara Internasional Syamsudin Noor, Banjarbaru. Total jemaah kloter perdana sebanyak 360 orang.
Rinciannya, berasal dari Kabupaten Kapuas sebanyak 233 jemaah, Murung Raya 70 jemaah, Katingan 49 jemaah, Barito Timur 2 jemaah, ditambah 4 petugas kloter dan 2 Petugas Haji Daerah. Keberangkatan ini menjadi awal perjalanan ibadah bagi ribuan jemaah Kalteng menuju Tanah Suci. (TESTI PRISCILLA/j)









