SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kotawaringin Timur, Agus Tripurna Takasiang mengungkapkan bahwa pihaknya tengah menargetkan untuk mengikuti kejuaran naskah kuno. 

“Sebenarnya ada berbagai macam kejuaran literasi itu, seperti perpustakaan tingkat desa dan ada juga naskah kuno. Makanya kami akan menggandeng Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) untuk melakukan sosialisasi terkait hal tersebut,” ungkap Agus Tripurna Takasiang, Rabu, 22 April 2026.

Menurutnya, program kejuaraan perpustakaan dapat mendorong pengelolaan perpustakaan desa agar lebih baik dan kreatif, sekaligus mengangkat perpustakaan sebagai pusat kegiatan masyarakat yang berperan dalam peningkatan literasi.

Di samping itu, Agus menjelaskan bahwa pihaknya memiliki target penting yang belum terwujud, yaitu pengumpulan dan pendataan naskah kuno yang berharga dan bermakna sebagai warisan budaya lokal.

“Kami masih memiliki target yaitu naskah kuno yang belum kami miliki. Oleh sebab itu kami akan melakukan kerja lintas sektor dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata,” jelasnya.

Selanjutnya, jika Dinas Kebudayaan dan Pariwisata memiliki koleksi naskah kuno, maka dokumen tersebut akan didaftarkan ke Perpustakaan Nasional (Perpusnas) melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan. 

“Kalau mereka sudah memiliki naskah kuno tersebut, nanti akan kita daftarkan ke Perpusnas,” tambah Agus.

Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya Kotawaringin Timur dalam menjaga dan melestarikan kekayaan budaya dan sejarah lokal agar tidak hilang termakan waktu.

Dengan sinergi antarinstansi dan program-program inovatif dalam bidang perpustakaan dan arsip, diharapkan minat baca masyarakat semakin meningkat serta warisan budaya dapat terjaga dan diwariskan secara optimal kepada generasi penerus. (DEVIANA/j)