BORNEONEWS, Kuala Pembuang – Dinas Kesehatan Kabupaten Seruyan menggelar rapat koordinasi lintas sektor guna membahas langkah strategis penanggulangan dan pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) secara terpadu.
Rapat yang berlangsung di Aula Dinas Kesehatan Seruyan ini dipimpin langsung oleh Plt Kepala Dinas Kesehatan Seruyan, Ruspandian Noor, serta dihadiri sejumlah pemangku kepentingan lintas instansi, Rabu, 22 April 2026.
Rakor diikuti Camat Seruyan Hilir Timur, Sekcam Seruyan Hilir, Kepala Bidang P2P, Kepala Bidang Kesmas, perwakilan Plt Direktur RSUD Kuala Pembuang, Kepala UPTD Puskesmas Kuala Pembuang I dan II, penanggung jawab Klinik Polres Seruyan, serta pengelola program dari Dinas Kesehatan, rumah sakit, dan puskesmas.
Kehadiran berbagai pihak ini menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menekan kasus DBD yang masih menjadi perhatian di wilayah Kabupaten Seruyan.
Ruspandian menekankan bahwa keberhasilan penanggulangan DBD memerlukan keterlibatan aktif seluruh sektor dan masyarakat.
“Melalui rapat koordinasi ini, kami berharap seluruh sektor dapat berperan aktif menekan kasus DBD secara proaktif,” ujarnya.
Salah satu langkah utama yang ditekankan adalah penguatan gerakan gotong royong Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN), mulai dari lingkungan rumah tangga hingga fasilitas umum.
Melalui rakor ini, Dinas Kesehatan Seruyan menargetkan sinergi program pencegahan, edukasi masyarakat, serta peningkatan kewaspadaan terhadap potensi peningkatan kasus DBD.
Kolaborasi lintas sektor diharapkan mampu memperkuat langkah preventif sehingga risiko penyebaran DBD dapat ditekan secara berkelanjutan di Kabupaten Seruyan. (FAHRUL)









