BORNEONEWS, Palangka Raya - Komitmen dunia usaha dalam mendukung pelestarian lingkungan dan pendidikan terus diperkuat. Dept. Head Sustainability PT SSMS Tbk., Andri Najiburrahman menegaskan bahwa keterlibatan PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS) dalam kegiatan Sekolah Alam di HKm Masoraian merupakan bagian dari upaya menciptakan dampak berkelanjutan.
Ia menjelaskan, program tersebut tidak hanya berfokus pada aspek lingkungan, tetapi juga mendorong kesadaran generasi muda serta memperkuat nilai sosial di tengah masyarakat. Menurutnya, pendidikan berbasis alam menjadi pendekatan penting dalam membangun kepedulian sejak dini.
“Melalui program ini, kami ingin mendorong kesadaran lingkungan sejak dini sekaligus mendukung pendidikan berbasis alam. Ini sejalan dengan komitmen ESG perusahaan, di mana aspek lingkungan, pemberdayaan masyarakat, dan pendidikan menjadi prioritas utama,” ujarnya dalam rilis kepada Borneonews pada Kamis, 23 April 2026.
Andri menambahkan, pendekatan Environmental, Social, and Governance (ESG) yang diterapkan perusahaan bersifat terintegrasi. Artinya, setiap program yang dijalankan tidak hanya berorientasi pada pelestarian alam, tetapi juga memberi manfaat nyata bagi masyarakat dan dunia pendidikan.
"Melalui inisiatif ini, SSMS berupaya membangun kesadaran kolektif bahwa keberlanjutan lingkungan tidak bisa dipisahkan dari peran generasi muda," terangnya.
Edukasi yang dikemas secara langsung di alam dinilai mampu memberikan pengalaman yang lebih kuat dan membekas bagi peserta didik.
Kegiatan Sekolah Alam di HKm Masoraian pun menjadi contoh konkret sinergi antara pendidikan, komunitas, dan dunia usaha. Kolaborasi ini diharapkan mampu menciptakan pembelajaran yang bermakna sekaligus mendukung keberlanjutan lingkungan di masa mendatang. (TESTI PRISCILLA/y)









