BORNEONEWS, Palangka Raya - Semangat literasi generasi muda kembali menguat melalui Roadshow Festival Literasi Harati Tahun 2026 yang digelar di Kabupaten Gunung Mas.
Kegiatan ini menjadi bagian dari peringatan World Book Day dengan mengusung tema “Connected by Literacy: Building Future-Ready Communities”. Yang diinisiasi oleh Bank Indonesia melalui Perpustakaan Harati Hapumpung ini terlaksana melalui kolaborasi dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Gunung Mas.
Kegiatan tersebut melibatkan pelajar SMA/SMK/MA, guru, serta komunitas literasi sebagai upaya memperluas budaya membaca dan berpikir kritis di kalangan generasi muda.
Sekretaris Daerah Kabupaten Gunung Mas, Richard, yang hadir mewakili Bupati Gunung Mas menegaskan pentingnya literasi dalam menghadapi perkembangan zaman.
Menurutnya, literasi tidak hanya sebatas kemampuan membaca, tetapi juga mencakup kemampuan memahami informasi dan mengambil keputusan yang bijak.
“Literasi bukan sekadar kemampuan membaca, tetapi kemampuan untuk berpikir kritis, memahami informasi, dan mengambil keputusan yang bijak dalam kehidupan sehari-hari. Harapannya kegiatan Festival Literasi Harati ini menjadi langkah strategis untuk menumbuhkan budaya literasi di kalangan generasi muda Gunung Mas,” ujarnya, Kamis 22 April 2026.
Ia menambahkan, penguatan literasi menjadi bagian penting dalam pembangunan sumber daya manusia yang adaptif dan berdaya saing.
Richard juga mengapresiasi kontribusi Bank Indonesia bersama seluruh pihak yang terlibat dalam mendukung peningkatan kualitas SDM melalui pendekatan literasi yang inklusif dan berkelanjutan.
Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Gunung Mas, Maria Efianti, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan upaya menjadikan perpustakaan sebagai pusat pembelajaran dan ruang kreatif bagi generasi muda.
"Kami berharap kolaborasi dengan Bank Indonesia dapat terus berlanjut, khususnya dalam edukasi terkait pengelolaan keuangan, perlindungan konsumen, dan kebanksentralan," tambahnya.
Rangkaian kegiatan Festival Literasi Harati 2026 meliputi edukasi Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah, pengenalan program PeKA (Peduli, Kenali, Adukan), serta talkshow literasi bersama narasumber dari Bank Indonesia, pemerintah daerah, dan komunitas literasi.
Selain itu, peserta juga mendapatkan materi literasi menulis efektif, edukasi inflasi, serta perilaku konsumsi bijak guna membentuk generasi yang siap menghadapi tantangan masa depan. (MARINI/H)









