PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Perkembangan pasar modal syariah di Indonesia menunjukkan tren yang kian positif. Hingga awal tahun 2026, jumlah investor syariah tercatat mencapai 219.828 orang, meningkat signifikan dalam beberapa tahun terakhir seiring tumbuhnya minat masyarakat terhadap investasi berbasis prinsip syariah.

Tidak hanya dari sisi investor, jumlah saham syariah juga terus mengalami peningkatan. Sejak 2016 hingga Maret 2026, pertumbuhan saham syariah mencapai 103,02 persen dengan total sebanyak 672 saham yang kini tersedia di pasar modal.

Kepala Kantor Perwakilan BEI Kalimantan Tengah, Stephanus Cahyo Adiraja, mengatakan pihaknya terus mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan melalui berbagai program edukasi, salah satunya Sekolah Pasar Modal Syariah.

“Kami berharap melalui kegiatan ini, masyarakat semakin memahami potensi pasar modal syariah sebagai alternatif investasi yang aman, transparan, dan sesuai prinsip syariah, sehingga mampu terhindar dari praktik investasi ilegal,” ujar Cahyo pada Kamis, 23 April 2026.

Dalam rangka memperkuat literasi dan inklusi keuangan syariah di sektor pasar modal, Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Kalimantan Tengah bersama Bursa Efek Indonesia Kalimantan Tengah atau BEI Kalteng dan Masyarakat Ekonomi Syariah Kalimantan Tengah atau MES Kalteng menyelenggarakan kegiatan Sekolah Pasar Modal Syariah dalam rangka Road to Sosialisasi dan Edukasi Pasar Modal Terpadu atau SEPMT Tahun 2026.

"Penguatan pasar modal syariah ini mencerminkan ekosistem pasar modal syariah yang semakin kokoh dengan fundamental yang solid," tambah Cahyo.

Kinerja instrumen syariah seperti sukuk, reksa dana syariah, hingga penghimpunan dana berbasis syariah dinilai stabil dan terus berkembang.

Kondisi tersebut membuka peluang besar bagi akselerasi pertumbuhan investor baru sekaligus mendorong pengembangan pasar ke depan. Dengan dukungan berbagai instrumen yang semakin variatif, pasar modal syariah dinilai mampu menjadi alternatif investasi yang kompetitif. (TESTI PRISCILLA/H)