BORNEONEWS, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mengandalkan sejumlah program unggulan dalam Misi Dagang dengan Provinsi Jawa Timur, mulai dari pengembangan shrimp estate hingga dukungan terhadap program mandatori biodiesel B50.
Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menyampaikan, salah satu program prioritas adalah pengembangan shrimp estate udang vaname sebagai bagian dari hilirisasi sektor perikanan.
“Program ini merupakan langkah konkret dalam mendorong hilirisasi sektor perikanan, peningkatan ekspor, serta penguatan ketahanan pangan daerah,” kata Agustiar Sabran di Palangka Raya.
Ia menjelaskan shrimp estate yang dikembangkan memiliki luas sekitar 40,17 hektare dengan kapasitas produksi mencapai sekitar 335 ton per siklus panen.
Selain itu, pemerintah provinsi juga menyatakan komitmen mendukung implementasi program mandatori biodiesel B50 yang mulai dilaksanakan tahun ini, sejalan dengan potensi kelapa sawit yang besar di daerah.
Dengan potensi sekitar 2,9 juta hektare lahan sawit dan produksi CPO diperkirakan mencapai 9 juta ton pada 2025, penguatan hilirisasi melalui program B50 diyakini mampu meningkatkan nilai tambah ekonomi daerah serta mendukung ketahanan energi nasional. (HERMAWAN DP)
Shrimp Estate hingga B50 Jadi Andalan Kalteng dalam Misi Dagang dengan Jatim
Bagikan:

PALANGKA RAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Pemkab Apresiasi Bantuan Pemprov Kalteng Perkuat Akses Jalan Sepaku-Perigi
Karhutla Kalteng 2026 Tembus 7.007 Kejadian dan 20.247,99 Hektare, Hotspot Oktober Sudah 142.697 Titik
Hotspot Kalteng Turun Hampir Separuh ke 8.048 Titik, Kejadian Karhutla Harian 55 Luas 139,81 Hektare
Agustiar Apresiasi Kolaborasi Berbagai Pihak dalam Penanganan Karhutla Kalteng
Edy Pratowo Ingatkan Warga Waspada Karhutla dan Kurangi Aktivitas di Luar Rumah
Wagub Kalteng Salurkan Bantuan Pangan dan BLT KHBS untuk 368 KPM di Sematu Jaya
Komentar (0)
Memuat komentar…







