BORNEONEWS, Palangka Raya – Nilai transaksi dalam misi dagang dan investasi antara Provinsi Kalimantan Tengah dan Jawa Timur mengalami lonjakan signifikan dibanding pelaksanaan sebelumnya.
Ketua IWAPI Kalimantan Tengah, Hj. Asti Rizky Badjuri, menyebutkan bahwa pada pelaksanaan tahun 2022 nilai transaksi hanya sekitar Rp200 miliar, sementara saat ini mencapai sekitar Rp2 triliun.
“Misi dagang yang pertama tahun 2022 itu sekitar 200 miliaran, sekarang ini tadi sekitar 2 triliun,” kata Asti Rizky Badjuri di Palangka Raya, Kamis, 23 April 2026.
Ia menjelaskan peningkatan tersebut terjadi meski saat ini dalam kondisi efisiensi, namun pemerintah tetap aktif melakukan langkah strategis.
Menurutnya, Pemerintah Provinsi Jawa Timur secara rutin melaksanakan misi dagang ke berbagai daerah di Indonesia dengan membawa pelaku usaha.
“Ini setiap bulan misi dagang ke seluruh Indonesia, jemput bola terus membawa pelaku usaha,” ujarnya.
Ia menilai pola tersebut membuat pelaku usaha dari berbagai daerah, termasuk Kalimantan Tengah, ikut terdorong untuk berkembang. (HERMAWAN DP)
Nilai Transaksi Misi Dagang Kalteng - Jatim Melonjak Jadi Rp2 Triliun
Bagikan:

PALANGKA RAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Gubernur Kalteng Tegaskan Komitmen Siapkan Fasilitas Kesehatan Warga Terdampak Kabut Asap
Luas Karhutla Kalteng 2026 Sekitar 15 Kali Lipat Tahun Lalu, Seruyan dan Kotim Melonjak Tajam
OJK Kalteng Perkuat Inklusi Keuangan hingga Desa, Sasar Penyandang Disabilitas dan Pelajar
Menkes Apresiasi Penanganan ISPA Pemko Palangka Raya di Tengah Kabut Asap
Polusi Udara Kalteng Tertinggi, Saat Menkes RI Kunjungan Ke Kota Palangka Raya
Menkes Ungkap Dampak Kabut Asap di Kalteng, Pasien Masuk RS Naik Tiga Kali Lipat
Komentar (0)
Memuat komentar…







