KUALA PEMBUANG –

BORNEONEWS, Kuala Pembuang -  Pelaksana Harian Sekretaris Daerah (Plh Sekda) Seruyan, Bahrun Abbas, mendampingi tim survei dari Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia dalam peninjauan lokasi rencana pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih sekaligus pengumpulan data awal di sejumlah wilayah yang diusulkan.

Survei ini difokuskan pada dua lokasi potensial, yakni Desa Sungai Bakau di Kecamatan Seruyan Hilir Timur serta Desa Sungai Undang di Kecamatan Seruyan Hilir.

Kedua kawasan tersebut dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai kawasan Kampung Nelayan terpadu.

Dalam kegiatan tersebut, tim KKP melakukan survei lapangan sekaligus pemetaan lokasi calon Kampung Nelayan Merah Putih.

Pengumpulan data mencakup berbagai aspek penting, mulai dari kondisi lahan, produksi perikanan tangkap, hingga kondisi sosial ekonomi masyarakat nelayan setempat.

“Tim dari KKP melakukan survei dan pemetaan lokasi calon Kampung Nelayan Merah Putih, termasuk mengumpulkan data pendukung seperti kondisi lahan, produksi perikanan tangkap, serta kondisi sosial ekonomi nelayan setempat,” ujar Bahrun Abbas, Jumat, 24 April 2026.

Menurut Abbas, hasil survei dan pemetaan ini akan menjadi bahan pertimbangan pemerintah pusat dalam menentukan lokasi yang layak ditetapkan sebagai Kampung Nelayan Merah Putih.

 Program ini merupakan bagian dari program strategis nasional yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan nelayan serta memperkuat sektor perikanan di daerah pesisir.

Jika ditetapkan, pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di wilayah Seruyan diharapkan mampu mendorong peningkatan produktivitas perikanan, memperbaiki infrastruktur kawasan pesisir, serta meningkatkan taraf hidup masyarakat nelayan secara berkelanjutan. (FAHRUL/y)