BORNEONEWS, Banjarbaru - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memantau langsung keberangkatan jamaah calon haji kloter pertama Embarkasi Banjarmasin di Banjarbaru, Kalimantan Selatan pada Kamis malam 23 April 2026.
"Kami memantau bagaimana pelayanan terhadap jamaah saat keberangkatan mulai di asrama hingga di bandara," kata Direktur Jenderal Pengendalian Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenhaj Harun Al Rasyid di Banjarbaru, Kamis malam. Harun menilai seluruh tahapan keberangkatan jamaah berjalan baik dengan dukungan semua pemangku kepentingan.
Dia menyebut lewat berbagai inovasi layanan yang memberikan kemudahan bagi jamaah sangat membantu agar jamaah tidak terlalu lelah jelang keberangkatan.
Misalnya petugas Imigrasi melakukan verifikasi paspor langsung di Asrama Haji sehingga ketika memasuki bandara tidak lagi dilakukan pemeriksaan.
Begitu juga pihak Bandara Internasional Syamsudin Noor telah menempatkan alat sekaligus personel untuk pemeriksaan keamanan orang dan barang di Asrama Haji Banjarmasin. Hal ini menjadi salah satu upaya agar para jamaah haji lebih nyaman dan cepat saat boarding.
Selain itu, seluruh jamaah haji juga berangkat dari Asrama Haji ke Bandara dengan menggunakan 10 unit bus dengan kondisi aman, steril, dan tersegel.
"Kami juga berterima kasih kepada Pak Gubernur Kalsel Haji Muhidin dan unsur forkopimda atas dukungan yang optimal untuk seluruh proses keberangkatan jamaah," ucapnya.
Kepada para jamaah, Harun berpesan untuk menjaga kondisi kesehatan dengan tidak melakukan aktivitas tak perlu selama di Tanah Suci. "Perbanyak minum air putih karena biasanya di musim haji berada di puncak musim panas," tambahnya.
Diketahui pada kloter pertama Embarkasi Banjarmasin diberangkatkan 359 jamaah calon haji dengan jadwal keberangkatan pesawat pada Jumat dini hari (24/4) pukul 00.05 WITA.
ANTARA









