BORNEONEWS, Palangka Raya – Anggota DPRD Palangka Raya, Noorkhalis Ridha mengharapkan adanya kebijakan dan terobosan dari pemerintah daerah untuk menstabilkan harga, khususnya bagi pelaku UMKM yang bergerak di sektor kerajinan berbahan rotan.
Menurutnya fluktuasi harga bahan baku kerap menjadi kendala utama bagi para pengrajin, terutama yang memproduksi tas, sepatu, dompet, dan berbagai produk kerajinan lainnya. Kondisi ini dinilai berdampak langsung terhadap biaya produksi dan daya saing produk di pasaran.
“Kami berharap ada kebijakan dan terobosan dari pemerintah untuk menstabilkan harga, terutama bagi UMKM pengrajin tas, sepatu, dompet, dan produk lainnya yang berbahan rotan,” ujar Noorkhalis, saat dikonfirmasi Jumat 24 April 2026.
Ia menjelaskan kestabilan harga bahan baku sangat penting untuk menjaga keberlangsungan usaha para pengrajin, sekaligus memberikan kepastian dalam perencanaan produksi dan pemasaran.
Selain itu, Noorkhalis juga mendorong pemerintah daerah untuk memperkuat dukungan terhadap sektor kerajinan rotan melalui pembinaan, akses permodalan, serta perluasan pasar.
"Dengan langkah yang tepat, UMKM kerajinan rotan di Kota Palangka Raya dapat terus berkembang, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah," pungkasnya. (MARINI/R)









