BORNEONEWS, Palangka Raya – Anggota DPRD Palangka Raya, Noorkhalis Ridha, mendorong agar kopi khas daerah dapat menembus pasar kafe kekinian dan menjadi bagian dari identitas anak muda di Kota Cantik.
Menurutnya, potensi kopi lokal sangat besar untuk dikembangkan, baik dari sisi kualitas maupun daya tarik pasar. Namun, diperlukan langkah strategis agar produk kopi daerah mampu bersaing dengan brand luar yang saat ini mendominasi pasar.
“Kita ingin kopi khas daerah ini tidak hanya dikenal secara lokal, tetapi juga bisa masuk ke kafe-kafe kekinian dan menjadi identitas anak muda,” tegas Noorkhalis, Jumat, 24 April 2026.
Ia juga menyoroti pentingnya pembentukan kelompok tani kopi agar pengelolaan komoditas dapat lebih terkoordinasi. Dengan adanya kelembagaan yang kuat, para petani akan lebih mudah dalam meningkatkan produksi, kualitas, serta menjangkau akses pasar yang lebih luas.
Selain itu, Noorkhalis menekankan bahwa legalitas produk menjadi hal yang tidak kalah penting. Ia mendorong agar produk kopi lokal dapat terdaftar di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) guna menjamin kualitas dan keamanan bagi konsumen.
"Dengan dukungan pembinaan, kelembagaan, serta legalitas yang jelas, kami ingin kopi lokal Palangka Raya mampu berkembang pesat, memiliki daya saing tinggi, dan menjadi kebanggaan generasi muda di daerah," pungkasnya. (MARINI/j)









