KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Banjarmasin - Pihak relawan dan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Banjar sempat dibuat heboh dengan adanya laporan kebakaran di kawasan Pasar Pagi Jalan Jati, Kecamatan Astambul, Minggu pagi, 26 April 2026.

Informasi tersebut pertama kali diterima melalui sebuah pesan singkat yang masuk ke petugas dengan isi “pak 65 pasar jati kec Astambul”. Pesan itu langsung ditindaklanjuti sebagai laporan darurat oleh pihak damkar.

Namun saat dilakukan respons awal, nomor pengirim tidak lagi memberikan balasan sebagaimana mestinya. Meski demikian, petugas tetap bergerak cepat menuju lokasi guna mengantisipasi kemungkinan kebakaran.

“DPKP sudah di jalur dua buah unit,” demikian bunyi pesan lanjutan yang sempat beredar di internal relawan saat proses penanganan berlangsung.

Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan pengecekan menyeluruh di sekitar Pasar Jati. Hasilnya, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kebakaran seperti asap maupun api di kawasan tersebut.

“Info terdekat, aman saja, tidak terlihat asap tebal di sekitaran Pasar Jati,” ungkap Wahid saat menerima konfirmasi dari warga di lokasi.

Merasa telah dipermainkan oleh laporan palsu yang berkaitan dengan situasi darurat, pihak relawan dan damkar kemudian berinisiatif menelusuri asal informasi tersebut hingga akhirnya berhasil menemukan keberadaan pengirim pesan.

Hasil penelusuran cukup mengejutkan. Informasi hoaks tersebut ternyata dikirim oleh seorang anak kecil tanpa sepengetahuan orang tuanya.

Kejadian ini menjadi pengingat agar masyarakat, termasuk orang tua, lebih mengawasi penggunaan perangkat komunikasi oleh anak-anak, terutama terkait laporan yang bersifat darurat. (SABRIANOOR)