BORNEONEWS, Banjarmasin - Kebakaran hebat dilaporkan terjadi di Desa Penangian, Kecamatan Amuntai Utara, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Minggu, 26 April 2026 malam. Insiden tersebut pertama kali dilaporkan sekitar pukul 19.17 WITA.
Saat laporan awal diterima, api disebut sudah berkobar besar dan dengan cepat membesar, sehingga memicu kepanikan warga sekitar. Kobaran api terlihat membumbung tinggi dan menghanguskan bangunan di lokasi kejadian.
Sejumlah relawan Barisan Pemadam Kebakaran (BPK), baik dari wilayah Hulu Sungai Utara maupun dari luar kabupaten, berdatangan ke lokasi untuk membantu proses pemadaman. Upaya penanganan dilakukan secara bersama-sama untuk mencegah api meluas ke bangunan lainnya.
Hingga sekitar pukul 19.30 WITA, api masih dilaporkan berkobar hebat. Petugas di lapangan terus berjibaku memadamkan api dengan peralatan seadanya di tengah kondisi yang cukup sulit.
Baru pada sekitar pukul 19.33 WITA, kobaran api mulai menunjukkan tanda-tanda penurunan. Hal ini ditandai dengan munculnya asap putih yang menandakan proses pendinginan mulai berlangsung.
“Tahap pendinginan sudah. Bangunan luluh lantak,” ujar Fani, salah seorang relawan di lokasi kejadian.
Hingga berita ini diturunkan belum diketahui secara pasti jumlah bangunan yang terdampak dalam kebakaran tersebut. Namun kerugian diperkirakan cukup besar. Penyebab kebakaran juga masih belum diketahui, dan belum ada laporan mengenai korban dalam peristiwa ini. (SABRIANOOR/R)









