JAKARTA –

BORNEONEWS, Banjarbaru - PT PLN (Persero) memperluas akses listrik bagi masyarakat prasejahtera dan fasilitas umum sebagai upaya mendorong aktivitas ekonomi produktif di daerah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.

Penyediaan sambungan listrik baru dan penambahan daya dinilai menjadi faktor penting dalam meningkatkan produktivitas masyarakat, terutama bagi sektor usaha kecil, pendidikan, dan layanan sosial.

General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah Iwan Soelstijono mengatakan listrik memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Listrik bukan hanya kebutuhan, tetapi juga menjadi penggerak peningkatan kualitas hidup masyarakat,” ujarnya. Dia juga menjelaskan pemerataan akses listrik merupakan bagian dari upaya memperkuat fondasi ekonomi daerah, khususnya di wilayah yang sebelumnya masih terbatas akses energinya.

Menurut Iwan, kehadiran listrik membuka peluang baru bagi masyarakat untuk menjalankan usaha produktif serta meningkatkan kualitas layanan publik di berbagai sektor.

“PLN juga berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program yang berdampak langsung bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung pemerataan akses listrik di wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah,” katanya.

Dia mengatakan sebanyak 45 penerima manfaat mulai dari rumah tangga, sekolah, hingga fasilitas ibadah merasakan langsung dampak elektrifikasi yang memperkuat aktivitas sosial dan ekonomi.

Sementara itu, Ketua Posyandu Manggis di Banjarbaru Aqila mengaku bantuan listrik sangat membantu operasional layanan kesehatan yang kini dapat berjalan lebih optimal. “Kami sangat bersyukur atas pasang baru listrik PLN secara gratis ini. Akhirnya bisa menikmati listrik secara mandiri,” ungkapnya.

Selain rumah tangga, fasilitas umum seperti sekolah dan rumah ibadah juga mendapatkan tambahan daya listrik yang memungkinkan peningkatan kegiatan pendidikan, sosial, hingga ekonomi berbasis komunitas.

Program perluasan akses listrik tersebut sejalan dengan agenda nasional dalam mendorong pemerataan energi sebagai fondasi penguatan ekonomi inklusif dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di berbagai daerah.

ANTARA