BORNEONEWS, Palangka Raya - Kapolda Kalteng Brigadir Jenderal Fakhrizal mengungkapkan prediksinya tentang kerawanan di Bumi Tambun Bungai pada 2017. Pelaksanaan tahapan pilkada di Kabupaten Barito Utara dan Kotawaringin Barat, menjadi salah satunya.
Kerawanan itu berupa terjadinya pawai atau arak-arakan yang dapat mengganggu ketertiban umum. Kemudian, jadwal kampanye yang bersamaan dapat mengakibatkan bentrokan antarpendukung atau kerusuhan massa.
Selanjutnya, perusakan baliho atau pelanggaran terhadap alat peraga dan lainnya, seperti melakukan kampanye berujung pada penghinaan, penghasutan, provokasi isu SARA, gangguan keamanan dan ketertiban umum, ancaman kekerasan, dan money politic.
Kerawanan berikutnya yang diprediksi Kapolda, terkait masih maraknya sengketa lahan. Ini bisa mengakibatkan terjadinya unjuk rasa, pemortalan di lokasi lahan yang bersengketa, provokasi oleh oknum atau kelompok, perusakan terhadap fasilitas perusahaan, dan penghentian aktivitas perusahaan. Kerawanan terakhir adalah masih maraknya peredaran gelap narkoba, baik jenis sabu maupun zenith.
"Oleh sebab itu, mari kita sama-sama menjaga agar Kalteng selalu aman dan kondusif," ucap Fakhrizal pada pers rilis akhir tahun di Polda Kalteng, Jumat (30/12/2016). (BUDI YULIANTO/B-3)








