BORNEONEWS, Palangka Raya - Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM dan Perindustrian (DPKUKMP) Kota Palangka Raya merilis data perkembangan harga rata-rata bahan pokok di Pasar Besar untuk periode Senin, 27 April 2026.
Secara umum, kondisi harga di pasar terpantau stabil dan terkendali, meskipun terdapat sedikit perubahan pada beberapa komoditas tertentu.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DPKUKMP Palangka Raya, Samsul Rizal, menyatakan bahwa dari seluruh daftar bahan pokok yang dipantau, mayoritas harga tidak mengalami perubahan dibandingkan dengan data sebelumnya pada tanggal 24 April 2026. Hal ini menunjukkan ketersediaan stok yang cukup dan kelancaran distribusi barang di pasar.
"Kami melihat bahwa secara umum harga bahan kebutuhan pokok masyarakat hari ini masih dalam kondisi stabil. Kebanyakan komoditas tidak mengalami kenaikan maupun penurunan harga," ujar Samsul Rizal.
Namun, terdapat pengecualian pada harga Daging Ayam Ras yang tercatat mengalami kenaikan. Harga sebelumnya berada di angka Rp 35.000 per kilogram, kini naik menjadi Rp 36.000 per kilogram atau bertambah Rp 1.000, setara dengan kenaikan 3 persen.
Di sisi lain, ada dua jenis cabai yang justru mengalami penurunan harga. Cabe Merah Keriting turun dari Rp 40.000 menjadi Rp 35.000 per kg (turun 13%), dan Cabe Rawit Merah turun dari Rp 70.000 menjadi Rp 65.000 per kg (turun 7%). Penurunan ini dinilai positif dan meringankan beban belanja masyarakat.
Samsul Rizal menambahkan, pihaknya akan terus melakukan pemantauan rutin setiap hari untuk memastikan ketersediaan barang dan kestabilan harga di pasar.
"Kami berupaya agar harga tetap terjangkau dan tidak memberatkan masyarakat, serta siap mengambil langkah jika terjadi gejolak harga yang tidak wajar," pungkasnya. (PATHUR/j)









