BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Semangat emansipasi, kecerdasan, dan kontribusi nyata menjadi landasan bagi Kader PKK Kabupaten Kapuas untuk terus bergerak aktif. Ketua TP PKK Kabupaten Kapuas, Siti Saniah Wiyatno berharap sinergitas kader-kader PKK menjadi semakin solid untuk menuntaskan program-program kerja strategis dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).
“Semangat Kartini adalah semangat emansipasi, kecerdasan dan kontribusi nyata. Sebab itu Kader PKK Kapuas harus bergerak aktif dan melangkah bersama, saling menguatkan dan menjadi terang (pelita) di tengah keluarga dan masyarakat agar terwujud cita-cita KAPUAS BERSINAR,” tegasnya, Senin, 27 April 2026.
Siti juga menambahkan bahwa kader PKK harus hadir sebagai solusi, baik dalam penurunan angka stunting, pemberdayaan ekonomi keluarga maupun peningkatan kualitas pendidikan anak di Kabupaten Kapuas.
Sementara itu, Plt Ketua TP PKK Kecamatan Bataguh, Badriah menyatakan dukungan penuh terhadap pernyataan Ketua TP PKK Kabupaten. Menurutnya, semangat surat-surat Kartini mengandung nilai pendidikan dan kontribusi aktif dalam perjuangan mengangkat harkat derajat perempuan dan keluarga.
“Sebagai Kader PKK, Kecamatan Bataguh akan berupaya mewujudkan apa yang menjadi agenda PKK Kabupaten yaitu penurunan stunting, pemberdayaan ekonomi dan peningkatan kualitas pendidikan anak,” ujarnya.
Badriah juga menekankan pentingnya pendidikan bagi seorang ibu. “Seorang Ibu harus berpendidikan tinggi baik dalam pendidikan umum maupun pendidikan agama. Karena Ibu adalah sekolah pertama dan utama bagi peningkatan kecerdasan dan pendidikan anak,” tegasnya.
Dalam kegiatan tersebut juga diadakan acara Kebaya Kartini Show untuk mempererat silaturahmi serta menumbuhkan keterampilan dan rasa percaya diri peserta. “Kader PKK pun dituntut memiliki 3B yaitu Brain, Beauty and Behavior,” imbuhnya.
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh kader PKK untuk meneladani semangat perjuangan Raden Ajeng Kartini, khususnya dalam hal emansipasi, kecerdasan, dan kontribusi nyata bagi masyarakat. Ia menegaskan bahwa kader PKK harus berperan aktif dalam pembangunan daerah, bukan sekadar menjadi penonton.
“Kita tidak hanya menjadi penonton, tetapi harus menjadi pelaku aktif dalam mewujudkan Kapuas Bersinar—berdaya saing, sejahtera, indah, aman, dan religius,” tandasnya.
Kegiatan tersebut juga diisi dengan tausiah keagamaan serta rangkaian acara yang mencerminkan kebersamaan dan kreativitas para kader PKK. Diharapkan semangat kebersamaan dan nilai-nilai perjuangan Kartini dapat terus menginspirasi perempuan di Kabupaten Kapuas untuk berperan aktif membangun keluarga dan masyarakat yang sejahtera. (SABRIANOOR/j)









