IBORNEONEWS, Palangka Raya - Beredar isu bahwa dua tokoh asal Kalimantan Tengah (Kalteng) disebut-sebut bakal masuk dalam kabinet Merah Putih pemerintahan Prabowo-Gibran. Keduanya adalah mantan Penjabat (Pj) Bupati Kapuas Erlin Hardi dan dosen Universitas Palangka Raya (UPR) Aswin Usup.
Kabar tersebut mulai ramai diperbincangkan di berbagai kalangan, mulai dari masyarakat hingga pengamat politik daerah. Nama keduanya dinilai cukup representatif untuk mewakili Kalimantan Tengah di tingkat nasional, mengingat latar belakang pengalaman birokrasi dan akademik yang dimiliki.
Saat dikonfirmasi oleh Borneonews terkait isu tersebut, Erlin Hardi memberikan tanggapan santai. Ia tidak secara tegas membenarkan maupun membantah kabar yang beredar di tengah masyarakat.
“Yah… tah ikuti lah perkembangan isue jikau,” ujar Erlin Hardi via pesan WA dengan bahasa Dayak, sembari menyertakan emotikon senyum, Senin, 27 April 2026.
Erlin Hardi dikenal sebagai birokrat berpengalaman yang sempat menjabat sebagai Pj Bupati Kapuas dan dinilai mampu menjaga stabilitas pemerintahan daerah.
Sementara itu, Aswin Usup sebagai akademisi UPR juga dikenal aktif memberikan pemikiran kritis terhadap pembangunan daerah, khususnya di Kalteng.
Hingga saat ini, belum ada konfirmasi resmi dari pemerintah pusat terkait susunan kabinet Merah Putih. Namun, isu ini terus menjadi perhatian publik Kalteng yang berharap adanya putra daerah yang dapat berkiprah di tingkat nasional dan membawa aspirasi daerah ke panggung kebijakan pusat. (MARINI/j)









