BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, Lisda Arriyana, melakukan pemantauan langsung terhadap kinerja staf yang melaksanakan kerja dari rumah atau Work From Home (WFH).
Kegiatan monitoring ini dilaksanakan pada Jumat, 24 April 2026, untuk memastikan pelayanan tetap berjalan efektif meskipun pegawai tidak hadir di kantor.
Dalam pelaksanaan sistem kerja jarak jauh ini, Lisda Arriyana menegaskan bahwa tiga elemen utama harus tetap dipegang teguh oleh seluruh jajaran. Koordinasi yang baik, kedisiplinan waktu, serta rasa tanggung jawab yang tinggi menjadi kunci utama agar pelayanan publik tidak mengalami hambatan atau penurunan kualitas.
"Meskipun bekerja dari rumah, komunikasi dan koordinasi tidak boleh terputus," tegasnya, Senin, 27 April 2026.
Setiap pegawai dituntut untuk tetap sigap merespons setiap tugas dan permintaan informasi, sama seperti saat melaksanakan tugas secara tatap muka di kantor. Hal ini penting demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap instansi pemerintah.
Hasil pemantauan menunjukkan hasil yang sangat positif. Pelaksanaan WFH di lingkungan BKD Kalteng terpantau berjalan dengan sangat lancar dan tertib sesuai dengan jadwal yang ditetapkan.
"Untuk BKD sendiri terpantau pelaksanaan WFH nya lancar dan respon dari pegawai yang WFH pun cepat dan juga komunikatif," ungkap Lisda.
Respons yang cepat dan sikap yang komunikatif ini menjadi bukti bahwa profesionalisme tetap terjaga di mana pun pegawai berada.
Lisda berharap kondisi positif ini dapat terus dipertahankan dan bahkan ditingkatkan ke depannya.
"Dengan kedisiplinan dan semangat kerja yang tinggi, sistem kerja fleksibel seperti ini justru dapat mendukung terciptanya birokrasi yang lebih modern, efisien, dan tetap melayani masyarakat dengan maksimal," pungkasnya. (PATHUR/j)









