BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Sigit Widodo, menyampaikan harapannya terkait pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027.
Politisi asal PDIP ini berharap proses seleksi masuk sekolah yang akan berlangsung segera dapat berjalan dengan lancar, bersih dari praktik kecurangan, serta memberikan hasil yang optimal bagi seluruh peserta didik.
Menurut Sigit, pelaksanaan SPMB merupakan momen penting yang menjadi pintu gerbang bagi anak-anak untuk mendapatkan layanan pendidikan yang layak.
"Oleh karena itu, seluruh tahapan yang ada harus dikelola dengan manajemen yang baik dan sistem yang transparan agar tidak menimbulkan keraguan di tengah masyarakat," katanya, Senin, 27 April 2026.
Komitmen untuk menjaga agar proses penerimaan siswa baru berjalan "bersih" menjadi poin utama yang ditekankan.
Hal ini bermakna tidak ada ruang bagi praktik-praktik yang melanggar aturan, seperti pungutan liar, nepotisme, atau segala bentuk kecurangan yang dapat merugikan hak anak bangsa.
Selain bebas dari praktik buruk, pelaksanaan juga dituntut untuk berjalan secara optimal. Artinya, seluruh mekanisme mulai dari pendaftaran, verifikasi data, hingga pengumuman hasil harus dilakukan dengan efisien, cepat, dan akurat sehingga tidak menimbulkan kebingungan atau kendala teknis yang berlarut-larut.
Sigit Widodo juga menekankan pentingnya peran semua pihak, mulai dari panitia penyelenggara, pihak sekolah, hingga pengawas, untuk bekerja sama menciptakan suasana yang kondusif.
Keadilan dan kesetaraan kesempatan harus menjadi prinsip utama agar setiap anak memiliki peluang yang sama tanpa memandang latar belakang.
Dengan terwujudnya SPMB yang lancar, bersih, dan optimal, diharapkan kualitas pendidikan di Kota Palangka Raya dapat terus terjaga dan meningkat.
"Hal ini sejalan dengan upaya bersama mencetak generasi muda yang cerdas dan berkarakter demi masa depan daerah yang lebih baik" pungkasnya. (PATHUR/Y)









