PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah, terus mendorong semangat belajar anak usia dini melalui pelaksanaan Gebyar PAUD 2026 yang digelar meriah di Halaman Kantor Disdikbud Kobar. 

Kegiatan ini menjadi wadah pengembangan kreativitas sekaligus ajang kebersamaan bagi anak-anak PAUD dan TK se-Kobar. Sekretaris Disdikbud Kobar, Irfansyah, mengatakan Gebyar PAUD merupakan bentuk apresiasi pemerintah daerah terhadap proses belajar anak usia dini. 

Melalui kegiatan tersebut, anak-anak diberikan ruang untuk menampilkan kemampuan, minat, dan bakat yang dimiliki.

“Melalui kegiatan ini, kami memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk berekspresi sekaligus memperoleh pengalaman belajar yang menyenangkan,” ujarnya, Senin, 27 April 2026.

Ia menjelaskan, Gebyar PAUD telah menjadi agenda rutin tahunan Disdikbud Kobar. Setiap tahun, kegiatan ini selalu diikuti lembaga PAUD dan taman kanak-kanak dari berbagai wilayah di Kabupaten Kobar.

Menurutnya, proses belajar anak tidak harus selalu berlangsung di dalam ruang kelas. Karena itu, kegiatan luar ruangan seperti Gebyar PAUD dinilai penting untuk menghadirkan suasana belajar baru yang lebih interaktif dan menyenangkan bagi peserta didik.

Selain itu, anak-anak juga mendapat kesempatan bertemu teman baru, membangun komunikasi, serta belajar bekerja sama dengan peserta lain. 

Hal tersebut dinilai penting dalam mendukung perkembangan sosial dan emosional anak sejak usia dini. Dalam Gebyar PAUD 2026, panitia menghadirkan beragam cabang lomba yang disesuaikan dengan usia peserta.

Di antaranya cerdas cermat, senam kasih, meronce, puzzle, tebak gambar, kolase, fashion show, vokal solo, gerak dan lagu, estafet, hingga pesan berantai.

Irfansyah mengungkapkan, antusiasme peserta tahun ini mengalami peningkatan signifikan. Jika semula panitia memperkirakan peserta sekitar 400 anak, jumlah yang hadir justru melonjak hingga mencapai sekitar 800 peserta.

Ia berharap, Gebyar PAUD ke depan dapat berkembang lebih besar dan tidak hanya diikuti peserta dari Kobar.

“Harapan kami, kegiatan ini nantinya bisa digelar dalam skala lebih luas hingga tingkat Kalimantan Tengah, sehingga menjadi ajang apresiasi regional bagi anak usia dini,” pungkasnya. (NURITA/H)