PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Struktur ekonomi Kalimantan Tengah masih didominasi sektor primer seperti pertanian, kehutanan, dan perikanan yang dinilai belum optimal memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan dalam Focus Group Discussion (FGD) Pengembangan Ekonomi Daerah (PED) yang digelar oleh Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Kalimantan Tengah di Aula Eka Hapakat Lt. III Kantor Gubernur.

FGD dibuka oleh Plt. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Darliansjah mewakili Penjabat Sekretaris Daerah Linae Victoria Aden dan dihadiri oleh sejumlah pemangku kepentingan.

Dalam sambutan Penjabat Sekretaris Daerah yang dibacakan, disebutkan bahwa meski perekonomian menunjukkan tren positif, struktur ekonomi daerah masih bertumpu pada sektor primer.

“Melalui FGD ini, kami berharap lahir langkah konkret untuk memperluas akses pembiayaan, memperkuat kemitraan usaha, dan mendorong pengembangan produk unggulan daerah agar berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar Darliansjah di Palangka Raya, Jumat, 24 April 2026.

FGD ini juga bertujuan memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, sektor jasa keuangan, pelaku usaha, dan off-taker dalam membangun ekosistem ekonomi yang terintegrasi. (HERMAWAN DP/H)