BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui Sekretaris Daerah Usis I. Sangkai membuka Sosialisasi Program Skema Sharing Iuran (SSI) Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Aula Bapperida, Senin, 27 April 2026.
Kegiatan ini dihadiri kepala perangkat daerah, BPJS Kesehatan Cabang Palangkaraya, pimpinan perusahaan, serta instansi terkait lainnya, dengan tujuan memperkuat sinergi pemerintah dan dunia usaha dalam meningkatkan kepesertaan JKN.
Dalam sambutan tertulis Bupati yang dibacakan Sekda, ditegaskan bahwa pembangunan kesehatan Kapuas mengacu pada visi Kapuas Bersinar, dengan fokus pada pemerataan akses layanan kesehatan.
“Peningkatan akses dan pemerataan pelayanan kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat menjadi prioritas utama dalam lima tahun ke depan,” ujar Usis.
Capaian Universal Health Coverage (UHC) Kapuas pada 2025 telah mencapai 100 persen dari total 419.262 jiwa. Namun tingkat keaktifan peserta masih berada di angka 74,98 persen dengan dukungan anggaran PBI sekitar Rp65 miliar.
Memasuki 2026, alokasi anggaran PBI mengalami penurunan menjadi Rp16 miliar akibat penyesuaian fiskal, yang berdampak pada turunnya keaktifan peserta menjadi 49,1 persen.
Sebagai solusi, pemerintah mendorong program SSI melalui keterlibatan dunia usaha lewat dana CSR untuk membantu iuran JKN masyarakat kurang mampu, serta mengajak perusahaan berkontribusi minimal bagi 200 jiwa. (SABRIANOOR)








