PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota Komisi III DPRD Palangka Raya, Arif M. Norkim, menegaskan bahwa Program Kampung Iklim (Proklim) digencarkan Pemerintah Kota melalui Dinas Lingkungan Hidup, merupakan salah satu langkah konkret dalam upaya mitigasi dan adaptasi perubahan iklim di tingkat lokal.

Menurut Arif, Proklim tidak hanya bersifat seremonial, tetapi mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam melakukan aksi nyata untuk menekan emisi serta membangun ketahanan terhadap dampak perubahan iklim.

“Program ini menjadi salah satu aksi mitigasi dan adaptasi perubahan iklim di tingkat lokal yang melibatkan langsung masyarakat,” ujarnya, Selasa, 28 April 2026.

Ia menjelaskan, terdapat berbagai kegiatan yang dapat dilakukan dalam Proklim, salah satunya penghijauan melalui penanaman pohon dan perawatan tumbuhan di titik-titik strategis guna menjaga keseimbangan ekosistem.

Selain itu, Arif menekankan pentingnya melibatkan generasi muda dalam program tersebut. Menurutnya, peran generasi penerus sangat krusial dalam menjaga keberlanjutan lingkungan di masa depan.

"Dengan keterlibatan semua pihak, Proklim diharapkan mampu menjadi gerakan bersama yang tidak hanya meningkatkan kesadaran, tetapi juga memberikan dampak nyata dalam menjaga lingkungan dan memperkuat ketahanan iklim di Kota Palangka Raya," pungkasnya. (MARINI/j)