BORNEONEWS, Riau – Mahasiswa Pendidikan Biologi FKIP Universitas Riau (UNRI) kembali bersiap menggelar Pekan Penghijauan (PP) ke-XXXV pada 2026. Kegiatan tahunan ini akan dipusatkan di Desa Tanjung Kampar Hulu sebagai bagian dari upaya rehabilitasi kawasan tebing hulu Sungai Kampar.
Program yang telah berjalan sejak 1988 tersebut menjadi agenda rutin Himpunan Mahasiswa Program Studi (HIMAPRODI) Pendidikan Biologi FKIP UNRI. Kegiatan ini menitikberatkan pada aksi nyata pelestarian lingkungan sekaligus menanamkan nilai kepedulian berbasis kearifan lokal.
Ketua pelaksana, Frans Syahputra Halawa, menyampaikan bahwa kegiatan akan berlangsung selama tiga hari, yakni 5–7 Juni 2026. Seluruh panitia disebut telah mempersiapkan program secara matang melalui kolaborasi lintas pihak.
“Aksi ini tidak hanya sekadar penanaman pohon, tetapi juga bagian dari upaya berkelanjutan untuk menjaga ekosistem dan lingkungan,” ujarnya, Selasa, 28 April 2026.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini bertujuan memperbaiki kondisi tebing hulu Sungai Kampar yang mengalami degradasi. Selain itu, program ini juga diharapkan mampu mendukung keberlangsungan habitat serta menjaga keanekaragaman hayati di kawasan tersebut.
Tidak hanya melibatkan mahasiswa, kegiatan ini juga mendapat dukungan dari alumni serta dosen Program Studi Pendidikan Biologi. Sinergi tersebut dinilai penting agar pelaksanaan program berjalan optimal.
Kepala Prodi Pendidikan Biologi, Dr Darmadi, MSi, menegaskan bahwa mahasiswa diberikan ruang untuk mengelola kegiatan secara mandiri, namun tetap didampingi melalui komunikasi dan diskusi bersama dosen.
“Seluruh program himpunan merupakan tanggung jawab bersama. Kami siap mendukung agar kegiatan berjalan lancar,” tegasnya, Selasa, 28 April 2026.
Mengusung tema “Rehabilitasi Kawasan Tebing Hulu Sungai Kampar melalui Sinergi Multipihak Mendukung Ekosistem Berkelanjutan”, kegiatan ini diharapkan mampu memberikan dampak jangka panjang bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.
Frans menambahkan, keberlanjutan menjadi fokus utama dalam kegiatan tersebut, sehingga manfaatnya tidak hanya dirasakan saat pelaksanaan, tetapi juga dalam jangka panjang. (*/j)









